Kamis, 13 Juni 2024

 Aku rela beli parfum yang sama cuma biar bisa cium wangi kamu lagi. Aku kangen kamu bahkan hawamu saja ada kenangannya:)

:(

 Ya Allah, aku kangen Yud... Pengen peluk Yud, damau yang lain selain Yud. Kasih jalan terang untuk kami bisa balik ya Allah. Sesakit ini rindu sendiri. Sepedih ini kangen sendiri. Takut Yud hilang selamonyo:'(

Kamis, 29 Februari 2024

Pertama tentang dia

Ini tulisan pertamaku untuk kekasih ku yang kedua. Kasih yang benar2 nyata ada ikatannya. Aku bertemu dia di sebuah organisasi mahasiswa, dia ketua pelaksana, dan aku koordinator eventnya. Singkatnya kami jatuh cinta. Ya, semoga saja itu "kami" bukan cuma aku. Sudah lama aku tidak merasa rindu sesesak ini. Ternyata aku cinta sejatuh itu. Sejatinya aku jauhkan besar harap padanya. Aku biarkan semua mengalir apa adanya. Aku yakin, sesuatu yang ditakdirkan untukku tidak akan pernah menjadi milik orang lain. 


Pada hari ini aku rindu, rindu amat sangat hingga menangis dan air mataku terasa hangat. Di tengah hiruk pikuk riuhnya teriakan rindu itu, ada satu titik pahit yang sedang aku alami. Ya, aku mulai ragu padanya. Pada perasaan yang tak ku tahu apa benar cinta. Aku rindu kamu, ga tau denger suara kamu aja aku seneng banget. Beberapa hari ini komunikasi kita berantakan banget. Entah aku yang salah atau memang ada yang salah dihubungan ini. Kamu tau? Seberapa khawatirnya aku tentang isi ngl kemarin?? Kau tahu? Seberapa pedasnya ulu hatiku setiap aku lihat postingan ulangmu tentang masa lalumu? Sayang, aku yakin kamu bersamaku dengan sebuah alasan. Entah itu takdir tuhan atau bahan pelajaran. Aku mau kamu seutuhnya untuk aku, aku mau kamu seefort itu untuk aku, aku mau kamu kasih aku bunga dihari2 spesialku, aku mau kasih aku kado kecil2an, aku mau lebih sering ajak aku makan bareng, aku kamu happy jalanin hubungan sama aku, aku kita bisa ketemu lebih sering, aku mau kamu butuh aku dan tergantung sama aku, aku mau kamu obsess sama aku, aku mau kita bahagia. Aku rindu, I love you🤍

Kamis, 13 Juli 2023

Selasa, 20 Juni 2023

Senang sedih sendiri

 Terima kasih pada ibu karena telah melahirkan aku. Terima kasih telah merawatku. Terima kasih atas segala dedikasi ibu sejauh aku melangkah. Sayangnya, semua itu bahkan tidak mampu mengikat batinku padamu. Tuhan, jangan jadikan ini wujud kedurhakaanku, aku hanya merasa tidak sedekat itu dengan sosok ibu.

Kadang aku iri, pada mereka yang bisa menangis saat dinyanyikan lagu ibu. Aku iri pada mereka yang dengan dalam mengasihi ibunya. Kenapa aku tidak?? Agaknya kekerasan yang aku alami dulu masih membekas jelas di benak. Ibu, sosok yang seharusnya menjadi rumahku berlindung, malah menjadi ruang paling menakutkan untuk aku singgahi. Ibu, tatapan yang semestinya menyejukkan ku, malah menjadi gerbang penyiksaan bagiku. Seberapa salah aku dulu?? Seberapa nakal aku dulu? Pantaskah lebam itu mewarnai paha mungilku? Pantaskah dagingku tergores? Setimpalkah dengan rasa puas luap amarahmu? Entahlah, aku tetap anak kecil yang terluka karna ibuku sendiri. 

Hari berganti....Setelah dewasa aku memahami bahwa ibuku belum siap menjadi ibu. Batin kecilnya juga terluka di masa lalu. Mendorongnya melakukan salinan siksa terdahulu. Haruskah aku jadi korbannya? Dinding kasar itu bisu, takut bersuara. Ia diam, takut tangisku terdengar sampai rumah sebelah. Ia ingin terisak, melihat gadis kecil yang kepalanya dibenturkan dengan keras. Ia ingin membelai rambut ikal gadis kecil itu. Dia yang sedang meratapi dosanya yang dirasa sebesar lautan.

Padamu aku katakan ibu.. diusiaku yg sudah berkepala 2 ini. Aku tidak pantas menerima kekerasan itu. Tubuhku tak cukup tempat untuk warna biru ungu atas hujamanmu. Aku... Tidak pantas di siksa keras..

Senin, 27 Maret 2023

Ramadhan Paling Anyep

 Ramadhan kali ini jauh sekali berbeda dengan ramadhan sebelumnya. Tidak ada kak Sem, seakan tidak ada tempat bercerita. Entah mengapa aku sedih sekali dengan ramadhan kali ini. Abah tidak lagi bekerja di pabrik, dan semakin kurus. Banyak hal yang aku takutkan kedepan, entah itu akan mengganggu atau tidak. Sudahlah, tak sanggup lanjutkan takut mataku makin bengkak karena banyak menangis. 

Salam.. Sheza Yorie-,

Ramadhan ke2 Tanpa Kakak

Hy kak.. Ngga kerasa ya udah ramadhan lagi ajah. Ingat banget dulu kalau lagi bulan puasa gini aku selalu excited jelasin tentang islam ke kakak. Inget ngga dulu aku pernah nanya kakak pernah makan kurma apa belum? Hahah sekarang abah jualan kurma nih kak. Mau beli ngga? 

Kak.. Terlepas dari hilangnya kakak dari jangkauan Sheza, Sheza selalu punya rindu tersendiri dengan semua kenangan yang kita punya. Ramadhan kita yang terakhir, kayaknya komunikasi kita kurang baik ya. Kita jadi sering ngomongin hal-hal mistis yang mungkin membawa kita pada jarak. Banyak hal yang kadang Sheza sesali kenapa ngga Sheza bilang ke kakak dulu. But it's okay.. Sheza yakin one day, tuhan akan pertemukan kita. Entah itu dalam wujud nyata atau hanya berwujud kesadaran dan ikhlas. 

Sheza ingat banget dulu dibulan puasa kakak nemu anak kucing cacat kan? Heheh kangen banget denger cerita random yang kakak punya tiap harinya. Sheza kangen banget denger curhatan kakak tentang kak ica dan ucup. Sheza kangen banget denger cerita kakak tentang buk polwan atau tentang hukum alam semesta yang dulu Sheza abaikan. Makasih kak, banyak ilmu yang udah kakak kasih. Intinya, ramadhan kali ini semoga tetap mengingatkan kakak kepada Sheza. Walau hanya sekilas.... Salam ya ramadhan kak <3

 Aku rela beli parfum yang sama cuma biar bisa cium wangi kamu lagi. Aku kangen kamu bahkan hawamu saja ada kenangannya:)